Monday, 25 January 2021

PRUWarisan, Perencanaan Harta Warisan Untuk Yang Tersayang

 Dear all,

Setuju ga sih kalau masa pandemi yang sudah kita lalui hampir satu tahun belakangan ini semakin menyadarkan kita pentingnya dana darurat bahkan persiapan warisan untuk keluarga kita tersayang? Semakin kita sadar akan hal ini, maka seharusnya kita mulai merencanakan "peninggalan" yang praktis bagi keluarga kita supaya mereka tetap bisa melanjutkan hidup atau bersekolah hingga tamat. 


Tahun 2020 lalu, aku mengalami beberapa kali kejadian duka yang terjadi secara tiba-tiba. Hal ini membuat aku berpikir bahwa tidak selamanya aku bisa menjaga dan melindungi keluargaku, dan apakah yang bisa aku wariskan untuk mereka jika kelak aku tiada..

Bukan hal tabu lagi untuk membicarakan atau merencanakan warisan buat pasangan, anak atau keluarga kita karena memang situasi belakangan ini sangat tidak menentu. 

Masa pandemi mengajarkan kita bagaimana lebih bijak dalam mengelola keuangan. Beberapa sektor usaha jelas mengalami dampaknya, dan ternyata warga Indonesia masih belum paham mengenai dana darurat. Ini dibuktikan dengan Data Ketahanan Darurat Masyarakat pada tahun 2020 lalu. Indonesia sendiri, lamanya ketahanan masyarakat jika kehilangan sumber pendapatan adalah sebanyak 46% hanya mampu bertahan selama 1 minggu. 

Ini menunjukkan betapa rendahnya pengelolaan keuangan masyarakat Indonesia terutama jika mendadak harus kehilangan pendapatan atau mengalami krisis di masa pandemi seperti sekarang ini. Kalau dana darurat saja tidak punya, bagaimana bisa mengusahakan dana warisan untuk kelangsungan hidup bagi keturunan atau generasi kita selanjutnya.

Beberapa alasan yang muncul mengapa kita belum terbiasa mempersiapkan dana warisan adalah merasa belum waktunya dan masih memiliki prioritas lain yang harus didahulukan seperti dana pendidikan atau dana darurat.

Padahal tentu tujuan memiliki dana warisan adalah agar keluarga kita bisa tetap memiliki kehidupan yang terencana, anak-anak kita bisa menyelesaikan study dan memiliki modal kerja dengan cukup tanpa harus mengalami sandwich generation. 

Walau begitu ternyata tidak sedikit orang yang sudah memikirkan warisan koq. Dan berdasarkan hasil survey dari Mas Dani Rachmat, ada beberapa instrumen yang cukup banyak digunakan sebagai dana warisan seperti; saham, property dan asuransi jiwa.


Menurut kalian, manakah yang sebenarnya paling praktis digunakan sebagai dana warisan?

Beberapa hari yang lalu, aku mengikuti webinar bersama Prudential Indonesia untuk membahas hal ini. Dengan narasumber Mas Dani Rachmat selaku financial planner , ada juga Bp. Hilmawan Putra selaku Managing Director for Customer Solution & Delight Prudential Indonesia serta dokter anak dan influencer, dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A


Menurut Mas Dani, 3 instrumen yang paling banyak digunakan untuk dana warisan sejatinya memiliki faktor resiko masing-masing. Seperti saham, harganya tentu fluktuatif dan memiliki resiko yang cukup besar.

Property, ini cukup menarik dan masih banyak juga orang tua yang mewariskan rumah atau tanah untuk anak-anaknya karena harganya yang cenderung meningkat setiap tahun. Namun, dalam prakteknya membutuhkan banyak biaya untuk pengurusan balik nama, pajak dan tentunya rumah atau tanah tidak bisa digunakan secara praktis, jika membutuhkan dana cair tentu akan memerlukan waktu lebih lama dalam menyewakan atau menjual property.


Pilihan terakhir adalah asuransi jiwa. Asuransi bisa dirasakan langsung manfaatnya bagi ahli waris dan lebih praktis. Oleh karena itu, akhirnya Prudential Indonesia meluncurkan produk PRUWarisan dimana kita bisa mulai merencanakan dana warisan dengan lebih mudah.

Tentang PRUWarisan

Bp. Hilmawan menyampaikan, “PRUWarisan dapat menjadi peninggalan berharga yang efektif dengan sejumlah manfaat seperti fleksibilitas masa pembayaran premi dan uang pertanggungan yang optimal selama masa perlindungan hingga 99 tahun. Asuransi jiwa bisa menjadi instrument warisan yang dapat diandalkan karena ahli waris dapat memanfaatkan polis sebagai acuan untuk prosedur, syarat ketentuan dan pembagian manfaat waris yang jelas. Produk ini mendukung terciptanya masa depan yang bahagia serta membantu ketahanan keuangan orang-orang tersayang ketika pemegang polis meninggal dunia.”


PRUWarisan menawarkan 5 keunggulan yaitu:

  • Periode pembayaran premi yang fleksibel yaitu 5, 10 atau 15 tahun

  • Jaminan manfaat asuransi baik untuk meninggal dunia ataupun akhir kontrak ketika berusia 99 tahun berupa uang pertanggungan sesuai dengan syarat dan ketentuan polis

  • Berpotensi mendapatkan PRUWarisan Booster, tambahan manfaat yang akan mengoptimalkan nilai warisan yang diterima oleh penerima manfaat 

  • Usia masuk mulai dari usia setahun sampai dengan 70 tahun (ulang tahun berikutnya)


dr. Mesty juga menyampaikan hal senada, karena bekerja di rumah sakit dan sempat menyaksikan bagaimana keluarga pentingnya asuransi bagi keluarga yang ditinggalkan maka sejak usia 20 tahunan dr. Mesty sudah memiliki asuransi jiwa. Menurutnya PRUWarisan mempermudah kita yang masih bingung mengelola keuangan untuk diwariskan, baik bagi yang single atau sudah berkeluarga. "Jangan tunda lagi, mari susun prioritas dan miliki harta waris sebagai salah satu resolusi di 2021, agar kita dapat memastikan bahwa kesejahteraan mereka yang kita sayangi selalu terlindungi." kata dr. Mesty.

Jadi, mempersiapkan dana warisan memang kadang tidak menjadi prioritas namun dengan bantuan dari PRUWarisan bukan tidak mungkin kita bisa mempersiapkan "peninggalan" berharga dan praktis untuk orang tersayang bukan?


Untuk informasi seputar PRUWarisan dan apa saja promo nya, kalian bisa langsung cek di www.prudential.co.id
Semoga tulisanku kali ini bisa sedikit membuka mata kita untuk bisa melakukan perencanaan keuangan dengan lebih bijaksana dan bisa mulai mempersiapkan masa depan keluarga kita tersayang.

No comments :

Post a comment

Back to Top