Showing posts with label hari ibu. Show all posts
Showing posts with label hari ibu. Show all posts

Friday, 28 December 2018

[FAMILY and PARENTING] Merayakan Hari Ibu Dengan Menonton Drama Musikal Dongeng Pohon Impian

Hi moms,

Sebelumnya aku ingin mengucapkan "Selamat Hari Ibu untuk semua Ibu Hebat di Indonesia!!" Menjadi Ibu bukanlah tanggung jawab yang mudah, penuh perjuangan tenaga, waktu dan semuanya untuk bisa memberikan #SentuhanIbu yang menghadirkan kehangatan di tengah keluarga kita. Seperti setiap tahun NIVEA selalu mengangkat campaign Sentuhan Ibu, maka di tahun ini pun NIVEA masih mengapresiasi Hari Ibu dengan menghadirkan Drama Musikal "Dongeng Pohon Impian", sebuah cerita dongeng sarat makna tentang kasih sayang Ibu dan anak.


Sebelumnya, aku sudah pernah memberikan sedikit teaser tentang hal ini di akhir November lalu dimana aku menghadiri Press Conference hashtag Sentuhan Ibu dan rencana mengenai Drama Musikal ini, kalau kalian penasaran bisa baca disini.

Tepat di Hari Ibu kemarin, tanggal 22 Desember 2018 akhirnya NIVEA berhasil menggelar Drama Musikal Dongeng Pohon Impian. Aku dan Deston menjadi salah satu yang beruntung untuk mendapatkan tiket menonton Dongen Pohon Impian tersebut.


Drama Musikal Dongeng Pohon Impian digelar di Ciputra Artpreneur Theater dan dibagi menjadi 2 kali show yaitu pada jam 14.00 dan jam 19.00. Gelaran ini dipersembahkan oleh Nivea dan Jakarta Move In untuk momen Hari Ibu yang lebih special bagi si kecil dan para bunda. Jakarta Move In sendiri sudah mempersiapkan 20 cast pemain dan melibatkan lebih dari 60 kru untuk Drama Musikal Dongeng Pohon Impian.


Setelah sebelumnya mereka juga membawakan performance Petualangan Sherina maka hal inipun tidaklah sulit untuk mereka menemukan cast yang tepat untuk memainkan peran Imaji sang Ibu, Angan pemeran utama, dan Angin si ulat sebagai sahabat Angan.

Cerita singkatnya, Imaji sang Ibu memiliki sebuah pohon impian untuk diramu menjadi jamu yang terkenal bisa memberikan mimpi indah. Imaji sangat sibuk sehingga kadang idak punya waktu untuk bermain bersama Angan, anaknya. Hingga suatu hari ada saudaragar kaya yang mencuri Pohon Impian tersebut, disinilah klimaks cerita dimana Imaji, Angan dan Angin bekerjasama untuk menyelamatkan Pohon Impian, tapi apakah mereka berhasil?
Duhh.. langsung penasaran dan ga sabar untuk menonton Drama Musikal Dongeng Pohon Impian bersama Deston.

Akhirnya hari yang kami tunggu pun tiba, Deston semangat sekali sejak pagi ketika bangun tidur dan tidak sabar untuk segera pergi ke Ciputra Artpreneur.

Saat memasuki lantai 12 Ciputra Artpreneur, Deston sudah loncat kegirangan karena lantai tersebut sudah disulap menjadi arena photobooth dengan banyak kapas-kapas seolah kita sedang di negeri dongeng, di atas awan. Kamipun tidak melewatkan momen ini untuk berfoto berdua.



Kemudian masuk ke lantai 13, ada semacam dinding dari embun buatan yang disinari lampu sehingga terlihat seperti sedang memasuki hutan mimpi di negeri dongeng. Seru sekali! Belum mulai show saja, semua anak-anak dan orang tua yang hadir sudah dimanjakan dengan pemandangan alam negeri impian yang sangat indah dan tentunya instagramable seperti hasil fotoku berikut bersama Deston.


Kami juga merasa sangaaaat senang karena bisa duduk di tempat yang nyaman dan sangat pas berada di tengah agar bisa menonton dengan maksimal.

Mami Maya dan Deston senang sekali mendapat hadiah di Hari Ibu dengan menghadiri Dongeng Pohon Impian, just the two of us. Terimakasih untuk Nivea yang sangat mengapresiasi makna Hari Ibu baik bagi aku sebagai Ibu dan juga bagi Deston sebagai seorang anak.




Bahkan, di beberapa scene terutama di ending, Deston sempat menitikkan air mata. Padahal aku sempat ragu apakah Deston bisa mengerti jalan ceritanya karena semua naskah dan lagu yang dinyanyikan dalam bahasa Indonesia, sedangkan Deston lebih menguasai Bahasa Inggris. Tapi nyatanya dia bisa ikut tertawa dan menangis berarti dia juga mengetahui jalan ceritanya. Dan sejak saat itu, Deston jadi lebih gampang untuk dipeluk padahal sebelumnya Deston sudah susah dipeluk dan dicium, mungkin karena dia merasa sudah besar. Hihihi..


Oh ya, buat si kecil, mom dan dad yang belum sempat menonton Drama Musikal Dongeng Pohon Impian, jangan khawatir. Nivea sudah menyiapkan sekitar 2000 eksemplar buku Dongeng Pohon Impian yang bisa mom dan dad dapatkan di toko buku Gramedia terdekat.
Bukunya hadir dengan illustrasi yang menarik dan bahasa yang mudah dimengerti.
Saat pulang dari Drama Musikal tersebut, Deston juga membacakan buku Dongeng Pohon Impian untuk daddy yang tidak ikut menonton.

Menurutku, Drama Musikal untuk anak dan keluarga seperti ini patut kita banggakan karena selain bisa memiliki quality time bersama keluarga, juga sarat akan pesan moral yang bisa kita bawa pulang dan kita ajarkan untuk anak-anak kita tercinta.

Dari cerita Dongeng Pohon Impian, aku juga merasa bersalah karena kadang kita terlalu sibuk untuk bekerja dan melakukan banyak hal sebagai seoang Ibu, namun kita lupa memberikan waktu khusus untuk menemani si kecil bermain atau sekedar memuji hasil karya yang dia buat untuk dipamerkan pada kita.


Di akhir Drama Musikal ini, hadir juga Nola dan Naura membawakan beberapa lagu tentang kasih sayang ibu dan anak. Sebagian besar anak-anak yang hadir juga merupakan penggemar Naura, suasana teater jadi ramai karena semua ikut menyanyi bersama. Tidak lupa Nivea juga menyiapkan bunga mawar untuk semua anak yang hadir dan ada moment dimana si kecil diminta untuk memberikan bunga mawar tersebut untuk Ibu nya.


Saat pulang, Deston berkata, "Aku sudah kasi bunga mawar untuk mami, sekarang boleh mami beliin aku cotton candy di snack corner?" Hahaha.. For sure, dear!

Thursday, 6 December 2018

[FAMILY and PARENTING] Berikan Sentuhan Bagi Si Kecil Melalui Dongeng dan Nyanyian

Hi moms,

Masih ingatkah di tahun lalu aku pernah membahas pentingnya dongeng bagi pertumbuhan mental dan kreatifitas si kecil? Di era teknologi seperti sekarang ini, kegiatan mendongeng mulai teralihkan dengan menonton bersama si kecil melalui gadgetnya. Padahal, menemani si kecil menonton TV atau gadget berbeda manfaatnya lho dengan mendongeng langsung. Mendongeng secara langsung akan mengasah imajinasi si kecil sehingga bisa mempunyai tokoh idola dan pandangan tentang kehidupan dengan cara yang berbeda dan kreatif.
Jika orang tua mendongeng langsung kepada si kecil, kita punya hak untuk memilih cerita dengan pesan moral tertentu yang ingin kita bangun pada karakter si kecil. Misalnya, anakku Deston masih cenderung egois karena anak tunggal. Aku memberikan cerita tentang akibat buruk jika seseorang selalu ingin menang sendiri. Dari sini si kecil bisa berusaha menarik kesimpulan dan membantunya berkembang dalam karakter positif yang kita inginkan.

Seperti tahun lalu, NIVEA mendukung penuh campaign #SentuhanIbu dengan membagikan buku cerita dongeng fabel. Di tahun ini NIVEA menyambut Hari Ibu mendatang dengan menggelar drama musikal sebagai pengembangan dongeng. Bonding antara anak dan orang tua tidak hanya saat mendongeng sebelum tidur saja, tapi bernyanyi bersama di pagi hari dan bernyanyi bersama sebelum tidur merupakan aktivitas bonding yang bisa meningkatkan mood si kecil dan juga mood kita sebagai orang tua.



Di tanggal 28 November 2018 yang lalu, aku menghadiri acara launching hashtag #SentuhanIbu di tahun 2019 dengan memperkenalkan drama musikan yang nantinya akan diadakan oleh NIVEA tepat di Hari Ibu mendatang. Di acara ini hadir sebagai narasumber Seto Mulyadi atau yang kita kenal dengan Kak Seto (Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia), Kak Ariyo Zidni (Pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia) dan Ibu Arum Nurhandayani (Brand Manager NIVEA Creme).

Sebelum mulai talkshow, acara dibuka dengan iklan campaign #SentuhanIbu yang keren banget sampai mengingatkan aku ke masa kecil saat mama papa mendongeng buat aku sebelum tidur. Sekarang mendongeng menjadi tradisi yang aku dan suami teruskan kepada anak kami. Videonya bisa kalian lihat disini.

Kemudian ada juga sambutan dari Mr. Holger Welters selaku President Director PT. Belersdorf Indonesia yang mengatakan bahwa NIVEA menjadi kuat dan terkenal hingga satu abad ini tidak lepas dari dukungan seorang Ibu dalam sebuah keluarga. Ibu yang pertama kali mengajarkan cara merawat kulit bagi anak-anaknya, Ibu juga yang selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Oleh karena itu, sosok Ibu menjadi inspirasi NIVEA untuk bisa memberikan moment sentuhan ibu melalui dongeng untuk menanamkan pada si kecil akan rasa menghargai, keberanian, ketulusan dan kasih sayang pada keluarga dan sesamanya yang sejalan dengan filosofi NIVEA.


Kak Seto kembali menegaskan bahwa mendongeng bukan hanya sekedar rutinitas sebelum tidur, namun lebih daripada itu dongeng bisa memperkenalkan berbagai nuansa emosi, imajinasi dan pola pikir yang terstruktur untuk si kecil. Hal tersebutlah yang nantinya membentuk si kecil menjadi pribadi yang positif ketika besar nanti.


Kendala yang sering kita hadapi sebagai orang tua adalah kita tidak pede untuk mendongeng di depan si kecil, atau di jaman now anak lebih memilih nonton video di youtube ketimbang mendengarkan ibu atau ayah mendongeng. Nah, untuk masalah ini Kak Ariyo punya tips yang cukup mudah untuk dicoba. Kalau belum berani mendongeng secara spontan, kita boleh koq membacakan dongeng dari buku atau teks. Di toko buku tentunya banyak tersedia buku dongeng anak-anak baik cerita lokal Indonesia maupun cerita International.


Jika dirasa buku dongeng yang bagus terlalu mahal, saat ini banyak sekali artikel dongeng di website atau e-book. Dari membaca dongeng bersama si kecil, kemudian tingkatkan kemampuan kita dengan coba membaca teksnya terlebih dahulu dan kemudian pada malam harinya kita lakukan seperti bercerita kembali dari cerita dongeng yang kita baca sebelumnya.

Kalau anakku sudah terbiasa membaca buku dongeng bersamaku, kadang bergantian dengan suami bahkan kadang anakku yang mendongeng untuk kami. Jadi kebiasaan bercerita dan mendongeng sudah rutin kami lakukan setiap 2 hari sekali, dan Deston selalu menunggu-nunggu moment berkumpul sebelum tidur dan mendongeng.


Untuk para mom dan dad yang ingin mencoba memperkenalkan dongeng untuk si kecil, NIVEA mengajak kita untuk menyaksikan dongeng melalui konsep digital video musikal berjudul “Pohon Impian”. Ibu Arum berharap drama musikal ini bisa menjadi inspirasi dalam meningkatkan ikatan anatara Ibu dan anak serta menjadi moment #SentuhanIbu yang istimewa bagi Ibu dan si kecil tepat di Hari Ibu nanti.

Sekilas mengenai jalan cerita “Pohon Impian”. Dongeng Pohon Impian berkisah tentang seorang Ibu yang selalu ingin membahagiakan anaknya mereka harus berpetualang untuk mendapatkan kembali Pohon Impian milik mereka. Mereka menghadapi banyak rintangan namun semakin kuat ikatan di antara mereka, maka semakin besar pula kekuatan mereka untuk menghadapinya.

Seru sekali ya ceritanya, akupun ga sabar untuk bisa mengajak Deston menonton drama musikal Pohon Impian yang diadakan pada tangga 22 Desember besok sebagai perayaan Hari Ibu.
Dan, Mr. Holger mewakili NIVEA meresmikan acara ini secara simbolis dengan membuka buku dongeng “Pohon Impian”


Drama Musikal Pohon Impian bisa moms saksikan bersama si kecil di Ciputra Artpreneur pada tanggal 22 Desember 2018 dengan 2 kali jadwal pertunjukan yaitu di jam 14.00 dan jam 19.00
Tiket juga sudah bisa moms dan dads beli secara ekslusif di Lazada dengan harga mulai dari 150.000 (kelas Angan), 200.000 (kelas Imaji), dan 300.000 (kelas Pohon Impian).


Untuk informasi lebih lanjut, moms bisa langsung cek ke website NIVEA berikut www.nivea.co.id
Baiklah sampai disini dulu ya blogpost ku kali ini, sampai jumpa di blogpost selanjutnya.. Oh ya, sampai ketemu di drama musikal Pohon Impian.. Ajak anak dan suami juga yah!

















Back to Top