[FAMILY and PARENTING] Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan

Hi moms,

Kehadiran seorang anak memang harapan semua orang yang sudah menikah. Anak merupakan sumber kebahagiaan dan kelengkapan dalam sebuah keluarga. Begitu pula dengan masa kehamilan yang merupakan masa paling indah bagi seorang ibu, dimana ada sebuah kehidupan yang hidup di dalam tubuh kita.

Bagi sebagian orang, terutama yang masih tinggal dengan orang tua pasti akan menghadapi banyak aturan selama menjalani kehamilan. Seperti aku, dulu saat hamil Deston aku selalu ngidam makan sate kambing tapi aku hanya bisa makan dengan diam-diam karena kata mertua kalau makan sate kambing akan membuat janin panas dan *amit-amit* keguguran.





Nah, makanya pada tanggal 25 April yang lalu, aku bersama Clozette menghadiri acara Talkshow dengan Parenting Club yang membahas mengenai “Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan”. Sebuah pembahasan yang menurutku sangat penting bagi calon ibu dan ibu yang sedang merencanakan kehamilan supaya memiliki cara pandang tentang aturan turun temurun dengan lebih logis sesuai dengan fakta medis.

Acara yang digelar di Samsara Resto ini sarat akan nuansa khas Parenting Club yaitu putih dan emas. Venue nya terasa lebih hangat dengan hadirnya beberapa narasumber talkshow kali ini yaitu mom-to-be yang cantik sekaligus seorang beauty vlogger, Rachel Goddard dan dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG selaku dokter kandungan.



Rachel Goddard bercerita tentang banyak sekali followernya yang sering berkomentar negatif saat Rachel makan makanan pedas, atau minum es yang konon katanya tidak baik bagi janin yang dikandungnya. Dan Rachel juga tidak begitu saja mengambil kesimpulan, dengan teknologi jaman sekarang yang semakin canggih, kita bisa lebih mudah membaca artikel atau jurnal seputar kehamilan dan bertanya langsung pada dokter kandungan sebelum mempercayai beberapa mitos yang berkembang dalam masyarakat.




Hal senada juga dijelaskan oleh dr. Dinda, bahwa memang ibu hamil yang tinggal dengan keluarga lain atau orang tua seringkali termakan mitos yang ternyata belum tentu terbukti kebenarannya, seperti misalnya beberapa mitos yang berkembang dalam masyarakat seperti misalnya:



1. "Jangan minum air es, nanti bayi nya lahir besar"
Pernah dengar teman atau orang tua berkata seperti ini? Faktanya, air es sama seperti air putih biasa hanya suhu nya yang dingin yang mungkin bisa menyebabkan batuk dan pilek pada ibu hamil. Tidak ada kaitannya dengan bayi yang akan lahir besar bila banyak minum air es.



2. "Aduhhh.. Lagi hamil lho, jangan ola raga dulu lah.."
Faktanya, rajin berolah raga ringan saat hamil akan membantu mengurangi resiko pre eklampsia, diabetes saat hamil, dan menurunkan resiko penyakit kronis pada ibu dan bayi. Jadi, olah raga boleh saja lho moms, tapi olah raga ringan atau olah raga yang memang sudah rutin dilakukan sejak sebelum masa kehamilan. Dokter Dinda menyarankan olah raga berenang dan gerakan olah raga ringan dengan bantuan gym ball.



3. "Perutnya jangan digaruk, nanti bikin stretchmarks!"
Mitos ini juga aku alami saat hamil dulu, ternyata stretchmarks bukan dikarenakan garukan di perut saat perut mulai membesar tapi memang jaringan kulit yang melar karena adanya pembengkakan dermis kulit. Sebagian besar ibu hamil akan mengalami hal ini terlepas dari digaruk atau tidak. Sebaiknya memang sering menggunakan lotion atau baby oil saat masuk trimester 3 untuk membantu mengurangi pembengkakan lapisan kulit yang ekstrim.



4. "Awas lho, makan durian bisa bikin keguguran.."
Kalau kata-kata ini paling sering kita dengar dari mama atau mertua, hihihi.. Sebenarnya, menurut dokter Dinda, makan durian boleh saja asalkan tau batasan dan tidak terlalu berlebihan. Fakta sebenarnya, bukan durian yang menjadi penyebab keguguran tapi kandungan gula di dalam durian yang meningkatkan resiko diabetes saat hamil yang efeknya nanti adalah pendarahan saat melahirkan.

5. "Makan buah nanas bisa bikin becek, jangan dimakan yaa..!"
Faktanya, sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan makan nanas akan membuat becek saat hamil. Jadi, buah nanas boleh saja dikonsumsi koq moms. Malah kandungan air dan vitamin C nya sangat baik untuk daya tahan tubuh ibu hamil.



6. "Kalau pengen punya anak perembuan, banyakin makan sayur. Kalau pengen punya anak laki, banyakin bakan daging.."
Mitos ini juga berkembang di masyarakat yang mengharapkan untuk memiliki anak dengan jenis kelamin tertentu. Namun ternyata hal ini tidak benar, yang menentukan jenis kelamin bayi adalah kromosom yang dibawa sperma yang berhasil membuahi sel telur. Sel telur wanita memiliki kromosom X, jika sperma yang membuahi memiliki kromosom Y maka akan menjadi anak laki-laki tapi kalau sperma yang membuahi membawa kromosom X maka akan menjadi anak perempuan.

Itulah beberapa mitos yang santer beredar di masyarakat Indonesia yang ternyata tidak benar, jadi sebagai generasi yang lahir pada jaman era digtal seperti ini diharapkan kita bisa lebih realistis dan memiliki keinginan untuk mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu sebelum mempercayai sesuatu.



Nah, kalau buat moms yang sedang mengharapkan kehamilan, biasanya mitos yang beresar berkata "Berhubungan seks saja setiap hari supaya cepat jadi". Eitss, jangan dipercaya juga yah mitos itu. Karena faktanya, sperma akan mencapai kualitas yang maksimal setelah berusia 2-3 hari, jadi jika ingin cepat punya anak, saran dari dr Dinda lakukan hubungan 2-3 hari sekali saja, kalau setiap hari justru sel sperma yang keluar masih belum cukup kuat untuk mecapai sel telur.

Kalau kata Rachel Goddard, lebih baik enjoy saja selama kehamilan karena kalau ibu nya happy anaknya juga akan happy. Jadi jangan sampai dibawa stress mitos yang tidak benar seperti ini. Apalagi Rachel sangat suka makan makanan pedas dan sering mendapat reaksi negatif dari netizen yang katanya nanti anaknya jadi botak dan sebagainya, tapi sekali lagi jangan lekas percaya. Cari tahu langsung dari dokter kandungan atau cek kebenarannya di internet.

Berbicara mengenai era digital, sekarang sangat mudah untuk mencari informasi seputar perkembangan anak dan website Parenting Club juga sudah meluncurkan 2 tools baru khusus buat moms yang sedang mengharapkan kehamilan atau sedang menjalani kehamilan.

Dua tools baru yang diluncurkan Parenting Club pada acara hari ini adalah Pra Kehamilan dan Kehamilan. Bisa dilihat pada tools bagian atas sebelah kiri.


Pra Kehamilan 



Merupakan tools untuk membantu para moms yang sedang merencanakan kehamilan. Isinya adalah artikel mengenai persiapan kehamilan hingga proses mencari tanggal masa subur melalui bantuan Smart Ovulation Calendar.




Caranya sangat mudah, cukup masukkan tanggal terakhir menstruasi maka Parentung Club akan otomatis membantu menghitung perkiraan masa subur supaya kesempatan hamil bisa lebih besar. Tapi Smart Ovulation Calendar akan lebih efektif bila moms setiap bulan menstruasi dengan teratur / interval per 28 hari.

Kehamilan



Apabila moms sudah menjalani kehamilan, tool Kehamilan pada Paenting Club sangat membantu moms untuk bisa menjalani kehamilan dengan lebih siap mulai dari trimester 1 hingga trimester 3.



Dan ada Pregnancy Due Date Calculator yang akan membantu moms mengetahui kapan perkiraan tanggal lahir baby. Seru sekali yaa..

Jadi, sekarang menjalani pra kehamilan, kehamilan hingga mengetahui tumbuh kembang si kecil bisa semakin mudah dan informasinya juga lengkap hanya dengan mengakses Parenting Club Website.

Di akhir acara, tak lupa para undangan yang hadir bisa membaut plushy pillow lucu yang bisa digambar sendiri dari IdekuHandmade. Aku memilih rocking horse karena nantinya aku mau kasih untuk Deston dan dia suka sekali mainan rocking horse. Seperti ini hasilnya, hihihi.. Semoga Deston suka buatan mami ya..




Terimakasih, Parenting Club dan Clozette Indonesia for having us! See you on next event..





0 comments:

Post a Comment

Sociolla Discount Code: SBNLAL2H

I'm part of Blogger Perempuan

Blogger Babes Asia

Blogger Babes are Sophisticated Bloggers Seeking Simple Solutions and Support
Powered by Blogger.